#happyfathersday

Postingan ini sebenarnya agak telat. Dimaklumi karena ada sesuatu dan lain hal sehingga saya agak telat mengupdate blog sayah ini.  Tapi ya nggak jauh-jauh amat sih telatnya. Cuma telat 3 hari. Ya, belum telat 3 bulan lah kayak lagunya Band Rocker keren Jamrud *eh, maksud lho?*😀

Iya, seperti yang sudah diketahui oleh semua warga twitter kalau pada tanggal 18 Juni kemarin bahwa perbincangan hangat dunia a.ka Trending Topic membahas #happyfatersday. Jadi jujur aja, sebenernya saya baru tahu lho kalau Hari Ayah sedunia itu diperingati setiap tanggal 18 Juni setiap tahunnya *ketauan kan minim banget info yang ter-save di otak sayah, hihi* *jadi malu, ngumpet ah di dalem sumur*😀

Nah, setelah sayah tau Trending Topic (yang lazim disingkat TT) kemarin itu tentang #happyfathersday, maka saya pun tak luput untuk bersumbangsih dan berpartisipasi ikut meramaikan trending topic kemarin *halah* ngetwit kayak gini nih kemarin:

Rasanya, kita semua pasti tahu ya, bahwa peran sang Ayah dimata kita semua pasti sungguh besar untuk kita semua. Terlebih-lebih tanggung jawabnya menjaga kita dan keluarga baik suka maupun duka. Ayah bagi kita adalah laksana seorang pahlawan. Selalu akan membela untuk kita. Ayah akan selalu ada untuk kita dimanapun kita membutuhkan beliau.

Ayah adalah sosok kebanggan sayah. Dimata sayah, sosok Ayah adalah sosok yang sempurna, walau dia begitu masih banyak merasakan kekurangannya. Ayah lah yang mengajariku untuk selalu rendah hati kemanapun dan dimanapun sayah berada. Ayah lah yang selalu mengingatkanku untuk selalu mengingatkan Yang Maha Kuasa di atas sana. Ayah lah yang selalu memberitahu jika sayah lupa. Ayah adalah mata saya ketika saya tidak bisa melihat, Ayah adalah suara sayah ketika sayah tidak bisa berbicara.

Sifat ayah dan sayah begitu banyak kesamaan. Sama-sama keras kepala, tetapi tetap sayah harus menghormatinya. Sama-sama keras, tetapi saya tetap harus lunak kepadanya. Sama-sama memiliki ego yang tinggi, tapi saya tetap harus mengalah dengannya. Sama-sama memiliki perasaan menyayangi antar sesama, sama-sama tersenyum bila menyambut sebuah masalah yang pelik dan rumit. Dan yang tak kalah pentingnya, sayah dan Ayah sama-sama jatuh cinta dengan satu wanita yang sama. Wanita akan kami sayangi dan kami cintai sampai kapanpun, yaitu Ibu.

Ayah, terima kasih atas sayangmu kepada sayah, terima kasih atas rasa kasihmu yang tak terbatas. Tanpamu disini kami semua bukanlah apa-apa.

Selamat Hari Ayah…

Semoga Ayah selalu menjadi contoh kebijakan dan keteladanan yang akan kami tumbuh kembangkan di kehidupan kami sepanjang hari.

Ayah…saya sungguh mencintai dan menyayangimu.

***

**sambil menulis artikel ini, sayup-sayup sayah mendengar lagu dari Ebit G. Ade – Titip Rindu Buat Ayah**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: