Serba Serbi Perkicauan

Hari ini genap 2 tahun usia akun twitter sayah. Hehe.

Walau masih tergolong muda sebagai pengguna twitter yang aktif, namun selama 2 tahun itu  juga sayah telah banyak mengalami suka duka dalam bertwitter, dari mendapat teman baru, saling bertukar pikiran membahas sesuatu yang lagi naik daun kayak ulet bulu *krik-krik*, di report spam (pasti adalah yang tega begini sama akun saya. Sayah yakin sangat ini), di unfollow, di singgung sampai tersungging *halah* , bahkan  sampai dikirimkan link spam-spam yang amat sangat tidak berguna oleh akun “sampah”.

Dan selama 2 tahun menjadi pengguna, akhirnya sayah bisa menyimpulkan berbagai serba serbi di dunia perkicauan ini.

Kamu punya dong pasti twitter? Itu tuh jejaringan sosial atau bisa dikatakan sebagai microbloging yang cuma menggunakan 140 karakter dalam berkirim-kirim pesan.

APA?!! HARE GENE BELOM PUNYA YANG NAMANYA TWITTER? *sigh* Gilak, emang kamu kemana aja sih?! ckckck nih buat disini nih  twitter nya disini biar bisa eksis dan nggak ketinggalan jaman di era super canggih saat ini.

Sudah?

Nah jika kamu sudah membuat twitter, artinya siap-siap kamu memahami dulu apa dan bagaimna saja serba serbi dalam bertwitter itu tentunya. Memang sih sebagian dari orang-orang yang sudah eksis bahkan menjadi seleb di twitter atau yang biasa di sebut selebtwit (pengguna twitter yang mempunya ribuan followers) itu menganggap twitter ya sekedar untuk fun aja, bisa juga sebagai ajang pencari teman, mengikuti perkembangan artis/penyanyi idola, menyindir seseorang dengan gaya bahasa yang kadang konyol bahkan pedes ngalahin cabe merah keriting, ikut membahas sesuatu yang lagi ngebumi, bahkan ikut-ikutan kuis yang diadakan oleh berbagai oleh seseorang atau brand yang lagi promo gencar-gencaran biar mendapatkan followers yang cukup banyak.  Tapi menurut hasil analisa saya *cih sok beranalisa* dan juga kesimpulan yang saya ambil, ada beberapa point penting dalam etika bertwitter itu. Mau tau apa saja? Yuk disimak, dan jangan beranjak dulu sebelum tuntas baca tulisan ini.

Baiklah ini dia point-point penting dalam berkicau itu.

1. Sebagai New Entry/Pendatang Baru

Bisa juga di bilang point ini sebagai newbi. Mereka yang baru ikut-ikutan gabung di sini adalah biasanya mau juga eksis disini, samalah seperti sayah dulu, hihi. Nah point sebagai pendatang baru ini , setelah mereka mempunyai akun, biasanya mereka hanya mau memfollow siapa aja yang mereka kenal, baik kakak, saudara, teman dll dan sangat lazimnya mereka memfollow puluhan artis/penyanyi idola mereka, bahkan sering banget maksa yang namanya “followbek dong kak” karena mereka menganggap twitter itu sama seperti layaknya facebook dimana saat kita di add/meng-add akun seseorang yang otomatis langsung berteman. Pendatang baru ini juga kurang tau dengan client-client twitter seperti kebayakan yang dipakai saat ini adalah UberSocial, Echofon, Sesmic, Socialscoop, Hootsuite, Tweetdeck, Twitter for BlackBerry, Twitter for iPhone dll. Sebagin besar ngetwit lewat alamat resmi twitter yaitu via web, itu pun ngetwitnya kalau sekedar ingat bahwa dia punya akun disana.  Pedatang baru ini juga sangat rajin dan ramah menyapa dengan sok akrabnya para artis/penyanyi yang seliweran di timeline atau linimasa mereka dan kemudian berujung kekecewaan karena twit mereka tidak di balas oleh si artis yang songong tersebut.  Walhasil mereka juga kurang mengerti apa itu reply, retweet, direct message, trending topic dll, sampai akhirnya mereka memutuskan tetaplah ber facebookan ria yang paling asyik ketimbang twitter dan kemudian mereka meninggalkan twitter perlahan-lahan.

Jika kalian masih pendatang baru, jangan malu, jangan takut dan jangan sedih. Masa-masa ini sebagian orang di twitter sudah mengalami. Terlebih lagi dulu kalian sering minta followbek kepada akun yang kalian follow bahkan minta sama artis sekalipun. Hihi…

2. Sebagai “pengguna”  Twitter

Nah point sebagai pengguna atau sekedar sebagai user twitter ini, sama seperti sayah lho *halah* iya bener, saya mengakui secara pribadi untungnya saat ini saya masih dalam fase sebagai user. Sebagai user tentunya mereka-mereka yang sudah memahami cara penggunaan twitter seutuhnya dan dijadikan wanita seutuhnya *apasih, nggak nyambung banget* *terserah nyang nulis dong ah, hihi* *krik-krik*, sudah memahami apa itu Reply, Retweet dan pelbagai istilah lain bekennya di twitter, mereka juga sudah tau apa saja client twitter yang nyaman dan asyik untuk digunakan. Point ini mau bertwitter saat dia lagi ada senggang waktu disaat-saat jam kerjanya, saat lagi sebel nunggu pacarnya entah lagi berdandan atau pedikur, menikur, mencukur di salon, lagi kesal setengah mati nunggu busway yang nggak dateng-dateng sudah 2 jam, antrian di bank yang panjangnya kayak uler tangga, bahkan lagi nunggu meeting yang nggak kelar-kelar. Sebagai user ini tentunya sudah tau mana yang bagus buat di follow ataupun enggak, dengan sombongnya mengunfollow artis/penyanyi yang dianggap sangat menggaggu timeline, suka ikut membahas isyu-isyu yang sedang berkembang dan rumor-rumor terhangat baik di luar negeri maupun didalem negeri, suka iseng memberikan sebuah pertanyaan atau tebakan unik, jahilnya memberikan lelucon yang lucu namun kadang garing, ngetwit seputaran info menarik seperti jalanan yang lagi macet total, kegiatan sosial, rajin berkomunikasi membalas twit sapaan dari  para followersnya, dan kebanyakan paling jarang membuat status tentang kepentingan pribadi (ini yang menarik). Karena ia dianggap menarik oleh pengguna twitter yang lain dan pantas untuk di follow, maka followersnyapun nambah dari ratusan, ribuan sampai puluhan ribu.

Bersyukur deh kalian (dan sayah juga tentunya) yang masih dalam tahap kedua ini. Kalau bisa pertahankan seperti ini.

3. Pecandu Twitter/ Twitter Addict

Nah point ini paling parah diantara kedua point diatas. Akan sangat menjengkelkan bagi kita yang follow mereka yang benar-benar keterlaluan dalam berkicau. Mereka yg “addict” pasti akan ngetwit tiap menit bahkan dalam jedah beberapa detik sekalipun. Lebih parahnya si “addict” ini akan terus ngetwit jika mereka “On” dan akan berhenti ngetwit jika mereka “Off” atau dalam keadaan tidak sadar/tidur/pingsan. Jika mereka tidak ngetwit dalam waktu yang lama, kebanyakan “addict” akan memulai dengan status “sial baru bisa ngetwit gara-gara bla bla bla”. Si “addict” pun sepertinya lebih mementingkan bertwitter dalam kehidupan pribadi mereka dari yang lain. Dimana-mana pokoknya timeline harus selalu ada didalam genggamannya di setiap saat setiap waktu, tak heran terkadang nih ya,kabar gosip yang beredar mereka mempunyai semua client twitter yang mereka pakai untuk meramaikan timeline bagi dunianya. Hal ini sungguh sudah sangat berlebihan. Dan hal yang sangat annoying adalah mereka ngetwit seperti layaknya ngobrol atau bercakap-cakap dengan temannya. Bagi kalian yang follow yang seperti ini, siap-siap saja timeline kalian akan dibanjiri statusnya dan sangat terasa sebalnya setengah mati karena saking tiap detiknya keluar statusnya yang baru.

Mengerikan jika seperti ini, karena bukan kah sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bukan?

Itu point2 penting serba serbi perkicauan. Nah pemirsa semua termasuk point yang mana nih? *halah* 😀

Eh, gimana kalau mau meng unfollow akun twitter seseorang itu? Rasanya kok nggak tega ya, mengunfollow teman lagi.

Nah nggak usah khawatir, berikut sayah berikan tips-tips mengunfollow akun twitter seseorang. Mari disimak kakaaaaa😀

1.  Addict

Untuk unfollow baiknya yang “addict” jadi urutan teratas. Akun ini Sungguh mengganggu Linimasa kita. Ngapain amat follow yang gitu ya nggak?! karena rasanya sebel banget ngeliat TLnya terus yang ter update,serasa dia layaknya artis sebagai pemeran utama di Timeline sementara kita dan yang lainnya di timeline hanya sebagai peran pembantu bahkan kayak figuran atau artis numpang lewat sahaja  *waduh nggak nyambung, biarin dong terserah yang nulisnya*😀

2. Dunia Perlu Tau Lho

Alasan unfollow lain adalah banyak ngetwit hal kepentingan pribadi. Hello!! dunia ini gak perlu tau lo lagi nyukur bulu ketek,lagi naik ojek, lagi jerawatan, letak jerawatmu ada dimana, berapa jumlah kawah jerawatmu, lagi cuci kaki cuci muka,mengapa mukamu panuan, berapa harga terasi yang baru loe beli di pasar becek de el el…shut up! mending di unfollow yang begonoan. Nyampah!

3. Horass Bah…Piye Toh, Kutumbaba…

Ngetwit tapi pakai bahasa antah berantah dan susah dimengerti banyak orang. Duh males bgt ngikutin TL begini mending unfollow deh gan, gondok ngeliatin timeline kayak gini *klik*

4.Just because you are the big super star doesn’t mean i will follow you

Ngikutin Linimasa artis yang ngomong2 nggak jelas,ketawa-ketiwi gak jelas di TimeLine,bingung dia mau makan apa, syutingnya kelamaan, baru bangun tidur nggak tau mesti ngapain bla bla bla…

Oh God mending nonton mereka di Insert / Cek dan Ricek/ Kabar kabari/ Silet atau baca di website khusus gosip selebriti deh dari pada follow mereka. Ogah banget! Ya nggak? Ya dong! *wink*

5. Ngerti Nggak Sih Antara Reply & Retweet?

Baiknya juga di  unfollow yang Nggak ngerti Retweet & Reply?

Harus tau : Reply itu untuk membalas twit teman, RT atau Retweet itu untuk meneruskan quote yg menarik.  Tapi maaf nih, sayah juga pernah sering seperti ini jika twittnya menarik hihi…

6. Oh Twittlonger…Oh RT RT…

Obrolan yang di RT sampe Twitlonger. Bacanya di TimeLine aja nggak enak kan rasanya. Bener kan? Hey kalau mau ngobrol sampai jempol keriting kan ada tuh teknologi canggih macam BBM, YM, MSN, Google Talk dll. Kebanyakan orang akan unfollow yang begonoan nggak peduli itu teman atau bukan. Bodo’

7. BOT

Robot twitter atau yg lazim disingkat BOT. Yg ini bener2 ‘benalu’ bagi  semua. Silahkan di unfollow atau bila perlu di Block/report spam biar gak diganggu timelinemu.

8. Nyampah, nyepik, nimbrung, nyelonong sama aja nggak sopan

Yang suka nyampah? suka nyepik, tau-tau nimbrung tanpa permisi pas kita lagi bahas sesuatu?! Selagi masih wajar sih nggak apa-apa tapi kalau misalkan sudah kelewatan baiknya unfollow aja, bila perlu kalau ketemu sama orangnya di dunia nyata, injek-injek aja sampe benyek kayak peyek *saran ngawur*😀

9. Si Empunya lagi hibernasi

Akun yang kita follow nggak pernah update status. Lha terus ngapain buat twitter dan minta followbek klo gak di pakai? Mending unfollow deh repot amat.

10. Beb..kangen beb…pacaran yuk beb…

“Ada yg pacaran di Timeline…”

Duh yang kayak gini gak baget. Persis kayak anak kemarin sore yang baru kenal dunia. Kan ada yg namanya Direct Message kalau misalnya mau nulis sesuatu buat yayangnya, atau bila perlu, kan yayangnya di sms-sin, di bbm-in, di telpon atau lain-lain biar nggak bikin para jombloh di timeline menjadi iri plus galau atau yang lain jadi senewen.  Kalau msh ada yang terus2an gini silahkan di unfollow masal. Satu kata untuk mereka yang begini di timeline: NORAK. Biarin weeeek :p

Segitu dulu ya serba-serbi twitternya. Mari kita berkicau ria dan follow-followan di twitter Demikian😀

www.twitter.com/MrReyno

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: